MAGELANG – Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., secara resmi menutup Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) Infanteri TNI AD Gelombang II Tahun Anggaran 2026. Upacara penutupan dan pelantikan tersebut berlangsung khidmat di Lapangan dr. Koesen Hirohoesodo, Mako Rindam IV/Diponegoro, Selasa (11/08/2026).
Momentum penting ini menandai lahirnya 241 prajurit-prajurit Infanteri muda TNI Angkatan Darat di bawah Komando Danrindam IV/Diponegoro, Brigjen TNI Hindratno Devidanto, S.E., M.M., M.Han. Setelah berhasil menyelesaikan rangkaian pendidikan yang berlangsung selama 8 minggu dengan lancar, para mantan prajurit siswa tersebut kini resmi dilantik dan menyandang pangkat Sersan Dua (Serda).
Pada kelulusan kali ini, predikat lulusan terbaik berhasil diraih oleh Serda Rois Faiq Miftahul Rizki. Prajurit berprestasi asal Blora tersebut merupakan putra dari Bapak Hariyanto, seorang karyawan BUMN (Perhutani), yang berhasil menunjukkan dedikasi dan kegigihan tinggi selama menempuh pendidikan militer di Rindam IV/Diponegoro.
Dalam amanat tertulisnya, Pangdam IV/Diponegoro mengucapkan selamat atas keberhasilan para Bintara remaja tersebut. Beliau menekankan bahwa pengetahuan dan keterampilan dasar keprajuritan yang diperoleh selama pendidikan merupakan bekal berharga serta pedoman jati diri. Setiap prajurit wajib berkarakter Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI di mana pun bertugas.
"Sebagai Bintara Infanteri, kalian dituntut memiliki kepemimpinan lapangan yang handal, menguasai teknik dan taktik bertempur, baik secara perorangan maupun dalam hubungan tim, serta ilmu pengetahuan dan teknologi guna mendukung keberhasilan tugas pokok di satuan," tegas Pangdam.
Lebih lanjut, Pangdam menjelaskan bahwa program pendidikan ini merupakan langkah strategis yang selaras dengan kebijakan pimpinan TNI AD untuk memenuhi kebutuhan personel, guna mendukung pembentukan serta pengembangan satuan teritorial. Kebijakan ini juga berjalan beriringan dengan arahan pemerintah dalam mewujudkan pemerataan pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Sebagai Bhayangkari Negara, para prajurit Bintara Infanteri diwajibkan memiliki keunggulan dalam aspek kepribadian, mental, fisik, dan akademik yang berlandaskan moralitas tinggi.
"Tumbuhkan jati diri sebagai prajurit yang profesional, tangguh, dan dicintai rakyat, serta tanamkan kesiapan lahir batin untuk mengabdi di seluruh pelosok tanah air demi kehormatan bangsa dan negara," tambahnya. _Penrindamivdip.2026_